B. PROFIL PONDOK PESANTREN CABE RAWIT
Pondok Pesantren Anak-Anak Cabe Rawit
“NURSALAM” berdiri sejak bulan Juli 1998 dan sejak saat itu pulalah Pembinaan
calon Generasi Penerus dilaksanakan. Berada dibawah naungan “Yayasan Cabe Rawit
Nursalam Blitar”, pada awal perintisan, Pondok hanya membina siswa – siswi
sejumlah sekitar 60 anak yang berasal dari Wilayah Kabupaten dan Kota Blitar
saja. Seiring dengan perkembangannya, pada tahun ke-2 perintisan, nama PonPes
Anak-Anak ini mulai dikenal oleh masyarakat umum. Sehingga jumlah siswa
pondokpun semakin bertambah dan tidak hanya berasal dari wilayah Kab / Kota
Blitar saja tetapi berasal dari seluruh penjuru Nusantara.. Dan sampai saat ini
siswa – siswi Pondok tiap tahun selalu
ada peningkatan dengan jumlah rata-rata 100 anak. Dan jumlah siswa akan
dibatasi maksimal 100 anak sebelum ada penambahan Sarana Prasarana Pondok,
mengingat kondisi sarana prasarana yang ada saat ini masih sangat perlu perbaikan
dan penambahan.
Adapun tenaga yang berkecimpung dalam mengurusi Pondok dari segi
ke-ilmuan atau hal lainnya berasal dari tenaga sukarela ( Muballigh dan
Muballighoh ) serta warga sekitar yang mendedikasikan diri untuk membantu
membina siswa – siswi yang sudah dititipkan pembinaannya di PonPes ini. Tenaga
Pendidik / Guru tetap sebanyak 7 orang, Guru tidak tetap sebanyak 3 orang,
Tenaga cuci baju siswa-siswi (laundry) 6 orang, Tenaga Administrasi / Kantor 1
orang dan Tenaga bantu Les Bahasa Inggris 1 orang.
Biaya
operasional PonPes Anak-Anak Cabe Rawit “NURSALAM” berasal dari iuran Orang Tua
/ wali siswa-siswi karena pada dasarnya PonPes ini adalah Pondok Mandiri dan Non
Komersiil. Adapun nominal iuran berdasarkan Musyawarah para Pengurus
dan biaya / iuran tersebut akan mengalami perubahan sesuai dengan harga
kebutuhan pokok pada waktu itu. Kalaupun dalam pelaksanaan ada sisa uang /
saldo, maka akan dipergunakan untuk biaya perawatan gedung / sarana prasarana
yang ada.
Mengingat
sampai saat ini, Yayasan yang menaungi keberadaan PonPes ini belum memiliki
sekolah Formal mandiri, maka untuk Pendidikan Formal siswa-siswi dititipkan
pembinaannya di sekolah – sekolah Negeri maupun Swasta yang berada disekitar
Pondok. Baik yang usia SD maupun usia SLTP. Dan harapan kedepan, mudah –
mudahan Yayasan Cabe Rawit Nursalam Blitar memiliki Sekolah Formal Mandiri
untuk lebih mengoptimalkan hasil Pembinaan.
Desain Kurikulum Pendidikan Pondok
merupakan Formula dari system pendidikan yang mencangkup pemenuhan kebutuhan
fundamental dengan mengedepankan prinsip – prisnsip agama dengan didukung
program “TRI SUKSES” pembinaan generasi penerus yaitu ber-Ilmu, ber-Akhlak
Mulia dan Mandiri. Dengan harapan menghasilkan
remaja – remaja yang sukses dunia dan akhiratnya dan siap ber Kompetisi di Era Globalisasi ini.
Selama masa Pembinaan di Pondok,
siswa – siswi diharapkan menguasai materi – materi yang sudah disajikan selama
waktu pendidikan, yang nantinya hasil itu dapat di Adopsikan di Lingkungan
masyarakat. Sehingga bisa membawa nuansa dan cakrawala berbeda berdasarkan
kebenaran agama. Selanjutnya, dengan modal kefahaman agama, bisa menanamkan
kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara berdasarkan nilai – nilai
Qur’an Hadits. Dengan mulianya akhlak bisa membawa masyarakat kearah yang lebih
baik. Dan dengan ke-Mandirian, bisa menciptakan suasana perekonomian lebih
kondusif, baik secara pribadi maupun dalam lingkup masyarakat luas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar